Pengertian Kepemimpinan Adalah

Setiap anggota kelompok memperoleh kesempatan yang sama untuk berpartisipasi dalam melaksanakan kegiatan yang dijabarkan dari tugas-tugas pokok, sesuai dengan posisi masing-masing. Pemimpin adalah suatu lakon atau peran atau ketua dalam sistem dalam suatu organisasi atau kelompok. Sedangkan kepemimpinan merupakan kemampuan yang dipunyai seseorang untuk empengaruhi orang-orang lain agar bekerja guna mencapai tujuan dan sasaran. Dalam proses diskusi, Anda akan memberikan dampak positif dan negatif dari setiap keputusan yang diambil. Jadi meskipun Anda menyerahkan keputusan sepenuhnya ke dalam tangan kelompok, Anda tidak membiarkan mereka mengambil keputusan tanpa arah. Namun, sama seperti pemimpin democratic, gaya laissez-faire tidak cocok digunakan pada saat kritis karena akan menghambat pengambilan keputusan.

Dengan kata lain, bawahan memiliki ruang untuk mengambil keputusan atau melakukan sesuatu sesuai dengan yang mereka yakini. Tujuan kepemimpinan yang lain adalah untuk membantu orang lain menjadi termotivasi, mempertahankan serta meningkatkan motivasi di dalam diri mereka. Dengan kata lain, pemimpin yang baik adalah pemimpin yang bisa memotivasi pengikut/ bawahan untuk mencapai tujuang yang diinginkan. Menurut Wexley dan Yukl, pengertian kepemimpinan adalah kegiatan mempengaruhi orang lain untuk lebih berupaya dalam mengarahkan tenaga dalam tugasnya, atau mengubah perilaku mereka. Kepemimpinan merupakan proses dalam memengaruhi, memotivasi, dan membuat orang lain untuk berkontribusi terhadap kesuksesan dan efektivitas suatu organisasi atau perusahaan dalam mencapai tujuan-tujuannya. Ada empat jenis kepemimpinan yang paling sering diterapkan, yaitu kepemimpinan yang demokratis, kepemimpinan yang otokratis, kepemimpinan yang bersifat afiliatif, dan kepemimpinan yang visioner.

Sifat-sifat tersebut tidak dengan sendirinya akan menjadi jelas sampai orang itu ada dalam situasi kepemimpinan. Sebagian besar, walaupun tidak semua, orang yang ada dalam posisi memimpin telah ditempatkan di sana karena kemampuan memimpin mereka telah diketahui. Bila Anda atau rekan Anda tidak mempunyai karakter dasar seorang pemimpin, Anda tidak akan menjadi seorang pemimpin.

Mempimpin sebuah kelompok

Keempat, seorang pemimpin yang efektif harus memiliki tingkat kecerdasan emosional yang tinggi dan mampu memahami perasaan dalam diri tiap pekerjanya. Pemimpin yang efektif harus menghargai perasaan para anggotanya dan membangun hubungan yang baik dengan mereka. Kelima, pemimpin yang efektif memungkinkan para anggotanya untuk bertindak dengan memberikan akses terhadap informasi dan memberdayakan para pekerjanya untuk bekerja dengan seluruh kemampuan yang mereka miliki. Pemimpin memiliki peran penting sebagai pendorong semangat bagi orang orang yang dipimpin dalam menghadapi perubahan dan menggunakan perubahan tersebut sebagai sebuah peluang untuk bisa lebih berhasil. Pemimpin pada degree dan organisasi manapun merupakan sesuatu yang lahir, tumbuh dan berkembang dalam diri seseorang dari proses inner pemimpin itu sendiri. Diantara sekian banyak tugas pemimpin dalam menjalankan fungsinya, yang terpenting dalam manajemen adalah kemampuan untuk mempengaruhi dan menggerakkan seluruh komponen organisasi dalam mencapai tujuan dan sasaran yang telah ditetapkan.

Untuk dapat berhasilnya suatu projek, tidak cukup seorang pimpinan projek menguasai materi teknis manajemen projek. Ia juga dituntut untuk dapat mengelola ‘aspek manusia’ dari projek tersebut. Disinilah kemampuan memimpin dari sang group chief ataupun pimpinan projek dibutuhkan. Pemimpin cenderung mendorong individu atau kelompok untuk saling berbagi ide.